RSS

Pages

Tamu dari Sintang

EEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEHHHHHHHHHHHHHHHH???!!!!

Kurasa itu reaksi pertamaku saat mendengar mama berkata akan ada tamu dari Sintang datang menginap di rumah. Bukannya menolak lho, hanya saja sudah lebih dari satu dekade tidak ada tamu yang datang untuk meninap di rumah kami. Daripada kaget, aku lebih penasaran jenis rombongan macam apa yang akan bergabung dalam weird and freak life ku. Aku dan Soni, adikku, bahkan sudah menikmati waktu sebelum kedatangan mereka. Karena kamar Soni akan diserahkan dengan suka rela untuk sementara waktu, maka soni akan punya hak menginvansi, meneror dan menghancurkan kamarku beserta isinya sepuas hati. (bersama komputer, internet, PS 2, dvd dan segudang "hiburan" lannya tanpa pengawasan ortu. Secara, aku ngga pernah ngelarang dia main internet sampai tengah malam).ToT

Sejam sebelum aku menulis post ini tamunya datang. sepasang suami istri dan anak perempuannya yang seumuran Soni, dan bentuk tubuhnya mengintimidasiku. Anak perempuan ramah dengan logat jawa yang membuat niat2 nakal mampir ke kepalaku. Aaaah,pingin ngerjain. anaknya juga supel, namanya Yanti... teringat sesuatu??? Yup, namanya sama pasaran dengan diriku... hohohohohoho

Walaupun lebih muda dari aku, Yanti itu sudah bekerja lho... Dia juga sambilan jadi wedding singer. wah, hidupnya pasti keras ya~ Hiks3... apalagi dia ke Pontianak ini untuk berobat. Tapi tolong jangan bayangkan anak penyakitan yang diapiat ke dua orang tuanya dan menampakkan wajah yang luar biasa nelongso... Sama Sekali Tidak!
Kondisi Yanti 180 derajat bedaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa. Ceria, sama sekali tidak terlihat sakit, matanya berbinar ceria, walau kikuk dia berusaha membaur supaya membuatku merasa nyaman. Padahal Matanya sudah nyaris tak bisa melihat.

Sekarang aku akan menutup internet untuk sementara, mematikan komputer lalu keluar kamar dan menemui Yanti. Ahhh, kelihatannya akan menyenangkan.... Mau kuajari apa ya anak itu... Fufufufufu (Senyum iblis mengembang)

0 komentar:

Posting Komentar